Penghargaan dari Berbagai Media untuk Kepergian Maradona

Diego Maradona telah pergi dan  dunia sepakbola tengah berduka meratapi kehilangan sang legenda. Kematian ikon sepakbola Argentina tersebut diperingati di sejumlah media kenamaan ada di seluruh dunia menuliskan Berbagai headline yang menarik.

1. Kumpulan ucapan dari berbagai media di dunia untuk  Maradona

Mengutip beberapa tulisan dari berbagai media dunia yang mengucapkan Bela sungkawa atas kepergian dari Diego Maradona tersebut.

  • No habrá ninguno igual (Tidak akan ada yang setara). Clarin (Argentina)
  • O mais humano dos deuses (Tuhan yang paling manusiawi). O Globo (Brasil)
  • Maradona il genio ribelle che gioco il calcio più bello (Maradona, pemberontak jenius memainkan sepakbola terbaik). Corriere della Sera (Italia)
  • La mano e tornata a Dio (Tangan itu telah kembali kepada Tuhan). Il Tempo (Italia)
  • Il calcio va in Paradiso (Sepakbola telah pergi ke surga). La Repubblica (Italia).
  • Dios ha muerto (Tuhan sudah mati). As (Spanyol)
  • Si me muero quiero volver a nacer y quiero ser futbolista. y quiero volver a ser Diego Armando Maradona. Soy un jugador que le ha dado Alegria a lagente y con eso me basta y me sobra.”(Bila saya mati, ingin kembali dilahirkan dan ingin jadi pesepakbola. Saya ingin jadi Diego Armando Maradona kembali. Saya merupakan pemain yang telah memberi kegembiraan bagi orang-orang dan sudah cukup untuk saya”). Marca (Spanyol)
  • D10s ya está en el cielo (Tuhan sudah di surga). Sport (Spanyol)
  • Hero, villain, genius. Maradona dies aged 60 (Pahlawan, musuh, genius. Maradona pergi di usia 60 tahun). The Daily Telegraph (Inggris)
  • Han visade fotbollens himmel, (dirinya menunjukkan langit sepakbola). Dagens Nyeheter (Swedia)

2. Indonesia mengenang kunjungan Maradona

Sang legenda dari Argentina pernah berhadapan dengan timnas Indonesia berhasil dua gol dalam gawang Indonesia pada Piala Dunia Junior yang diselenggarakan lebih dari 4 dekade lalu. Saat ini jagat sepakbola tengah berurai air mata mendapat kabar kematian dari salah satu legenda besar. El Pibede Oro, jadi julukan Maradona artinya Si Anak Emas, dirinya telah menghembuskan napas terakhirnya, Rabu (25/11) lalu, belum sampai sebulan pasca ulang tahun ke-60 di 30 Oktober lalu.

Kedahsyatan talenta dari Maradonamamlu menyihir jutaan penggemar pertandingan sepakbola diseluruh penjuru bumi, tanpa terkecuali Indonesia yang pernah dikunjungi Maradona tahun 2013 silam. Kunjungan ke Tanah Air pada tujuh tahun tidaklah satu-satunya koneksi sang legendabersama Indonesia. Sebab jauh sebelumnya, si tangan Tuhan ini pernah berhadapan secara langsung dengan pemain timnas Indonesia pada ajang Piala Dunia U-20 tahum 1979 silam.

Saat itu pemain Garuda Muda sangat beruntung dapat berlaga di turnamen pengeluaran hk 2020 di Jepang. Indonesia sebenarnya tidak lolos di kualifikasi, tapi karena Irak dan Korea Selatan menjadi perwakilan memilih untuk mengundurkan diri serta beberapa negara lainnya menolak menggantikannya hingga pada akhirnya jatah itu diberikan kepada Indonesia.

Dan Masuk di Grup B, Timnas Indonesia melawan tim unggulan Argentina yang dimotori Maradona muda di pertandingan pertama. Argentina yang menjadi favorit akhirnya berhasil menang dengan skor 5-0 diselenggarakan Stadion Omiya. Legenda tersebut dua kali bisa membobol gawang timnas Indonesia.

Maradona juga terpilih menjadi pemain terbaik kompetisi ini. Melalui Prestasi tingkat junior itu preview mulai kejayaan yang lebih besar dan diraih Maradona dengan tim utama Argentina yang juga menjuarai juara Piala Dunia 1986.

Kepergian Diego Maradona masih menyisakan kesedihan di dunia persepakbolaan, karena memang penampilannya yang terbaik di dunia perjudian selalu dikenang.